Menjelang Hari Ied’ul Adha / Iedul Qurban 1429 H
Lan-y-yanaalallaha luhuumuhaa wa laadi maa’uhaa wa laakin-y-yanaaluhut-taqwaa minkum. Kadzaalikaa sakh-kharahaa lakum litukabirrullaaha ‘alaa maa hadaakum. Wa basy-syiriil mukhsiniin. (QS Alquran Surat Al-Hajj 22 : 38)
Yang artinya:
Sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah dagingnya, dan tidak pula darahnya, akan tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan darimu. Demikianlah Dia menundukkan mereka untuk kamu, supaya kamu meng-agungkan Allah sesuai petunjuk kepadamu. Dan berikan khabar suka kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.
.
• Pada Hari Raya Iedul Qurban; mereka yang memiliki kemampuan menyembelih hewan qurban, yaitu kambing atau ternak yang lain-lainnya.
• Dunia Barat tidak memiliki konsep pengurbanan seperti ini; tetapi orang-orang di Afrika, di Asia, mereka menyembelih kambing, sapi, atau unta dalam memperingati hari Iedul Qurban ini.
• Pada hari Iedul Qurban orang-orang berlomba-lomba membeli kambing, atau sapi yang memenuhi standard dan yang terbagus untuk disembelih dan dijadikan kurban; mereka membeli dengan harga yang termahal, agar diketahui oleh orang banyak. Jika tujuannya untuk dunia, maka di sini ada unsur ria atau show dan pretensi berpura-pura agar dianggap sebagai orang yang saleh.
• Ada juga yang membeli kambing yang tidak memenuhi standar, yang dikarenakan kemampuannya atau dikarenakan hal lain. Tetapi Allah Tahu, apa yang ada di dalam hati orang-orang ini, dan apa yang ada di dalam niat dari orang-orang ini.
• Oleh karena itu, apa pun dalih dan apa pun alasan yang dikemukakan orang atau yang ada dalam hati orang-orang, tentang hal itu Allah Maha Tahu.
• Rasulullah saw bersabda: Pilihlah hewan ternak yang terbaik (Hadits). Ada yang membeli hewan yang mahal, ada yang membeli yang murah, tetapi yang benar adalah yang mengerjakannya demi untuk Allah. Dan Allah Tahu tentang kemampuan Anda.
• Tetapi ingatlah selalu, bahwa Allah Taala berfirman: Tidak akan sampai kepada Allah dagingnya dan tidak pula darahnya. Dan berikan khabar suka kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.• Dengan memberikan hewan ternak yang mahal, maka bagi orang berada tidak menjadi masalah. Tetapi Allah tidak akan perduli atas pengeluaran Anda, atas hewan yang sehat dan memenuhi persyaratan fisiknya, jika tidak memenuhi persyaratan yang dikehendaki Allah Taala, yaitu adanya ketakwaan di dalam dirimu dan hatimu.
• Allah tidak akan memperdulikannya, jika dalam memberikan pengurbanan ini Anda memiliki rasa atau keinginan yang selfish, yang mementingkan diri sendiri, yang bertujuan show agar dunia mengenalinya.
• Allah tidak akan peduli atas daging dan darah dari hewan yang disembelih, jika bukan karena untuk Allah, bukan dikarenakan rasa takwa kepada Allah. Allah Taala tidak peduli berapa banyak uang yang Anda keluarkan untuk itu.
• Allah Tahu benar apa yang ada di dalam lubuk hati yang dalam di dalam diri Anda.
• Pengurbanan yang tidak disertai perasaan kesalehan dan ketakwaan akan luput dari pahala dari Tuhan.
• Allah Taala menghendaki, agar Anda membangkitkan semangat pengurbanan di dalam diri Anda sendiri; pengurbanan yang memenuhi kehendak, keinginan dan permintaan dari Allah Taala.
• Allah Taala yang memberikan kemampuan agar dapat mengikuti pengurbanan yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim a.s., Nabi Ismail a.s., dan Nabi Muhammad saw.
• Agar mengikuti jejak orang-orang yang saleh dan ber-takwa di dalam memberikan pengurbanan.
• Patut dicontoh dan dipelajari untuk memiliki semangat dalam mempersembahkan pengurbanan untuk Allah:
• Yang pertama adalah mengurbankan “selfishness” atau berusaha untuk menghilangkan dan membuang perasaan yang mementingkan pribadi.
• Berkurban untuk memenuhi kehendak Allah dan meraih ridha dan kesenangan Allah.
• Kami siap untuk mengurbankan jiwa saya dan jiwa kami pribadi sendiri. Demikianlah kesediaan dari Nabi Ibrahim a.s. untuk mengurbankan putera beliau dan kesediaan dari Nabi Ismail untuk mengurbankan jiwanya sendiri, memenuhi keinginan Allah seperti yang disampaikan oleh ayah-nya, nabi Ibrahim a.s. kepada beliau.
• Perasaan sebagai demikianlah yang harus dijadikan standard dalam pengurbanan.
• Dengan perasaan takwa memenuhi permintaan Allah Taala, bersiap sedia untuk bertindak segera dan cari usaha atau berusaha keras untuk mengikuti perintah Allah.
• Ikutilah model atau contoh yang ada di dalam sejarah agama, karena satu hari, dunia ini akan kita lewati. Jangan sampai hidup ini menjadi tanpa guna atau tanpa manfaat dengan menghilangkan kesempatan yang ada dalam memberikan pengurbanan.
• Dan, ketika keduanya telah rela berserah diri (QS 37:104) dan Nabi Ibrahim telah menelungkupkan anaknya, Ismail, pada dahinya, maka Tuhan berkata: Stop! Yang saya inginkanlah ialah untuk menguji pengurbanan kalian, untuk menguji standard pengurbanan dari kalian.• Standard pengurbanan yang akan terus dikenang sampai hari akhir dari dunia ini.
• Ketika anak itu (Ismail) telah berusia cukup, Ibrahim a.s. berkata: Aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu (QS 37:103) dan Ismail menjawab: Hai bapak-ku kerjakanlah apa yang telah diperintahkan kepada engkau. Dan, ketika ia telah menelungkupkan pada dahinya, Tuhan berseru: Hai Ibrahim Sungguh engkau telah menyempurnakan mimpi itu. Dan dengan ujian ini, maka Tuhan telah meninggalkan nama baik mereka pada bangsa-bangsa yang datang berikutnya.
• Sedangkan yang benar disembelih hanyalah kambing sebagai pengganti kurban itu.
• Apa pengurbanan sebenarnya yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan keluarganya?
• Mengikuti perintah dari Tuhan, Nabi Ibrahim a.s. meninggalkan Ismail dan ibunya di satu padang pasir yang tandus dan ter-isolasi jauh ke mana-mana. (QS 14:38); tetapi mereka berkeyakinan bahwa, karena ini adalah perintah dari Tuhan, maka Dia pasti tidak akan menyia-nyiakan kami di tempat yang tandus ini.
• Maka di sinilah nabi-nabi utusan Allah dibangkitkan, Khataman Nabiyyin Nabi Muhammad Rasulullah saw., Nabi pembawa syari’at yang terakhir. Tuhan berfirman, tidaklah akan Aku dirikan bumi dan langit ini jika tidak Aku bangkitkan engkau, ya Muhammad.• Maka lihatlah bagaimana pengurbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim a.s., Ismail a.s., Nabi Muhammad saw. dan para sahabatnya pada setiap hari. Lihatlah apa yang dapat dicapai oleh mereka semua itu?
• Ismail dengan kesediaannya menjadi contoh semangat memberikan pengurbanan dan semangat untuk berkurban sampai untuk masa-masa mendatang di seluruh dunia. Inilah yang sekarang diajarkan kembali kepada kita.
• Hari-hari sudah berlalu, dan bulan Dzulhijjah (Iedul Qurban) adalah bulan terakhir di dalam kalender Hijriah (Qomariah).
• Di masa yang akhir ini kita dituntut untuk memberikan pengurbanan di jalan Allah, mengikuti orang-orang saleh dan bertakwa yang dimuliakan oleh Allah.
• Alhamdulillah bahwa kita telah dapat mempelajari dan mengenal bagaimana pengurbanan-pengurbanan yang dilakukan oleh para nabi dan sahabatnya, dalam mencari ridha Allah.
Rabbana taqabbal minna....................
Blog ini merupakan catatan pribadi yang dapat dijadikan referensi bacaan bilamana diperlukan. Content blog ini bisa merupakan copy-paste dari tulisan-tulisan yang diperoleh dari mana saja, atau mungkin juga merupakan pendapat pribadi. Yang berminat silahkan memanfaatkannya sebagaimana seharusnya.
Rabu, 03 Desember 2008
Senin, 01 Desember 2008
>Umat Terbaik yang Dibangkitkan untuk Kebaikan Umat Manusia
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ
Aali ‘Imraan (3) ayat 111 yang artinya:
Kamu adalah umat terbaik, dibangkitkan demi kebaikan umat manusia; kamu menyuruh berbuat kebaikan dan melarang berbuat keburukan, dan beriman kepada Allah…..
Aali ‘Imraan (3) ayat 111 yang artinya:
Kamu adalah umat terbaik, dibangkitkan demi kebaikan umat manusia; kamu menyuruh berbuat kebaikan dan melarang berbuat keburukan, dan beriman kepada Allah…..
Rabu, 26 November 2008
> Peta Yang Salah
Belajar di sekolah kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa kita melihat dunia sesuai dengan peta realitas yang bermukim di kepala kita. Peta realitas bukan realitas itu sendiri. Sama seperti peta Indonesia bukan wilayah Indonesia yang sesungguhnya; peta Medan bukan kota Medan itu sendiri; peta Bandung bukan kota Bandung itu sendiri; dan semua peta bukanlah kenyataan yang sesungguhnya. Peta hanyalah penggambaran atas suatu wilayah, tetapi bukan wilayah itu sendiri. Wilayah tak bisa salah, karena ia merupakan fakta, kenyataan, apa adanya. Namun, peta bisa (atau bahkan sering) salah, sebab ia merupakan gambar yang dibuat oleh orang tertentu, dengan asumsi-asumsi dan tujuan tertentu, dalam keadaan dan cara tertentu.
Dan jika peta yang kita pegang sebenarnya keliru—sementara kita tidak menyadari kekeliruan tersebut—maka kesimpulan yang kita ambil dalam hal tertentu boleh jadi akan sangat keliru.
Sebagai contoh, seorang kawan saya pernah menuturkan pengalamannya mencari tempat pondokan di Bandung, paruh kedua tahun 1970-an. Tidak seperti rekan-rekan perantauan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur yang mudah dapat pondokan, kawan yang datang dari tanah Batak ini ternyata sulit menemukan pemilik pondokan yang mau menerimanya. Dan setelah ditolak disana-sini, akhirnya ia mendapatkan pondokan yang semua penghuninya orang Batak (rumah kontrakan). Baru belakangan ia ketahui bahwa penolakan yang diterimanya itu disebabkan oleh perbuatan perantau-perantau Batak terdahulu, yang suka kabur dan tidak membayar uang pondokan. Hal mana membuat para pemilik pondokan "memandang" semua perantau Batak akan berbuat demikian. Artinya, sejumlah pemilik pondokan di Bandung memiliki "peta" bahwa perantau dari Batak "semuanya suka kabur dan tak membayar sewa pondokan sebagaimana mestinya". Lalu semua orang Batak diperlakukan sama dan sebangun sesuai dengan "peta" di kepala para pemilik pondokan tersebut.
Tentu saja peta mental yang demikian itu tidak sepenuhnya benar. Ada yang tidak lengkap, cacat, tak sempurna. Ia hanya merupakan perampatan (generalisasi) yang berlebihan. Namun, siapa yang bisa melarang orang membuat "peta realitas" di kepalanya sendiri? Siapa yang bisa melarang jika ada sementara orang yang menganggap warga Tionghoa selalu bertindak asosial dan apolitik? Siapa yang bisa melarang persepsi tentang perempuan Sunda dan Manado sebagai tukang dandan dan pesolek? Siapa yang bisa menolak untuk dianggap plintat-plintut tidak bisa tegas, hanya karena ia lahir di Yogya atau Solo? Atau siapa yang bisa mewajibkan setiap orang untuk percaya bahwa masih ada penegak hukum di republik bernama Indonesia ini yang konsisten anti korupsi dan kebal suap?
Peta kita terhadap realitas tak bisa dipaksa oleh orang lain, tetapi kita bangun sendiri berdasarkan pengalaman sejak kecil, digabungkan dengan pengetahuan dan wawasan sebagai hasil pembelajaran pribadi, dan dipengaruhi pula oleh ambisi dan cita-cita pribadi. Peta kita terhadap realitas tak bisa dijangkau oleh aturan perundang-undangan yang berlaku. Peta kita terhadap realitas beroperasi dalam diri kita, membentuk sikap dan perilaku kita sehari-hari.
Secara amat jenaka, kesalahan kita dalam mempersepsi realitas kehidupan bisa diilustrasikan oleh cerita tentang tukang cukur yang tidak mempercayai keberadaan Tuhan, seperti yang beredar di sejumlah milis internet. Berikut kutipannya:
Seorang pria datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan jambangnya. Sambil mulai memotong rambut pria tersebut, tukang cukur itu mengajak konsumennya itu untuk memperbincangkan sejumlah topik yang hangat. Mulai dari soal cuaca, beralih ke situasi ekonomi, menteri-menteri yang tak becus bekerja, harga BBM yang makin mahal tak karuan, dan akhirnya perbincangan sampai ke soal-soal iman dan keberadaan Tuhan.
"Saya tidak percaya Tuhan itu ada," kata tukang cukur mantap. Seolah-olah ia sudah memeriksa alam semesta dan tidak berhasil menemukan Tuhan.
"Kenapa kamu berkata begitu ?" timpal si konsumen.
"Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan. Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, mengapa ada orang sakit? Mengapa ada anak-anak terlantar? Mengapa ada orang jahat, perang dan bencana?
Mengapa koruptor bebas berkeliaran, sementara orang jujur hidup dalam kesusahan? Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi, kalau IA benar-benar ada. Iya 'kan?"
Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak menemukan jawaban yang tepat. Ia tak ingin berdebat kusir. Apalagi tukang cukur telah menyelesaikan pekerjaannya.
Setelah membayar, pria itu pergi meninggalkan tempat si tukang cukur. Baru beberapa langkah dari tempatnya bercukur, ia melihat ada orang-orang di jalan dengan rambut yang panjang dan terurus. Ada juga yang rambutnya berombak kasar, ada yang keriting, dan semuanya nampak begitu kotor. Sebagian orang nampak memiliki jambang yang tak terpelihara, kusut tak karuan.
Pria itu seolah-olah mendapatkan ilham. Ia kembali ke tempat tukang cukur dan berkata,"Kamu tahu, sebenarnya tidak ada tukang cukur di kota ini."
Terkejut dengan pernyataan itu, si tukang cukur bertanya, "Kamu kok bisa bilang begitu? Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu! Apa itu tidak cukup jelas?"
"Tidak!" elak si konsumen. "Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang dan kotor, berjambang kusut tak karuan seperti orang-orang yang di luar sana."
"Oh, itu salah mereka sendiri. Kalau mereka datang pada saya dan bercukur, mereka pasti akan nampak lebih rapi," sanggah si tukang cukur.
"Persis!" kata pria yang habis bercukur itu. "Itulah pesan utamanya. Sama dengan Tuhan yang Anda katakan tadi. Tuhan itu ada. Tetapi, banyak orang tidak mau datang kepada-Nya, dan tidak mau mencari-Nya, sehingga hidup mereka dibebani banyak masalah."
Si tukang cukur terbengong!
Cerita di atas bisa dipahami dengan berbagai cara. Bagi saya sendiri, salah satu pelajaran yang bisa dipetik dari cerita semacam itu adalah: sebuah analogi yang cerdas bisa menjawab pertanyaan yang rumit sekaligus menghindarkan kita dari kecenderungan debat kusi yang tak berujung. Pria yang sudah bercukur itu tidak berdebat dengan si tukang cukur tentang apakah Tuhan ada atau tidak. Ia hanya meminjam fakta lain di sekitarnya untuk menolong si tukang cukur menyadari bahwa petanya tentang Tuhan (bahwa Tuhan itu tidak ada) bukanlah kebenaran tentang ada tidaknya Tuhan. Ada tidaknya Tuhan tidaklah ditentukan oleh pemahaman, pengertian, atau pun pengakuan si tukang cukur tersebut. Sama seperti ketika orang merasa Tuhan tidak adil, tidak dengan sendirinya berarti Tuhan benar-benar tidak adil, bukan?
Begitulah. Peta realitas, persepsi, asumsi, cara pandang, atau paradigma kita mendikte sikap dan perilaku kita sehari-hari. Dan bila banyak persoalan muncul dalam kehidupan, kita mungkin perlu memeriksa kembali sudah benarkah perilaku kita, atau sudah tepatkah sikap-sikap yang kita pilih? Jangan-jangan inti masalahnya justru bertumpu pada peta realitas, sesuatu yang lebih mendasar dari sekadar perilaku atau sikap? Jika masalahnya menyangkut peta realitas, persepsi, asumsi, cara pandang, atau paradigma, maka solusi paling tokcer adalah metanoia alias pertobatan. Begitukah?
Sumber: Peta Yang Salah oleh Andrias Harefa, Pembelajar Mindset Transformation Certified Trainer and Therapist, Penulis 30 Buku Laris
Dan jika peta yang kita pegang sebenarnya keliru—sementara kita tidak menyadari kekeliruan tersebut—maka kesimpulan yang kita ambil dalam hal tertentu boleh jadi akan sangat keliru.
Sebagai contoh, seorang kawan saya pernah menuturkan pengalamannya mencari tempat pondokan di Bandung, paruh kedua tahun 1970-an. Tidak seperti rekan-rekan perantauan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur yang mudah dapat pondokan, kawan yang datang dari tanah Batak ini ternyata sulit menemukan pemilik pondokan yang mau menerimanya. Dan setelah ditolak disana-sini, akhirnya ia mendapatkan pondokan yang semua penghuninya orang Batak (rumah kontrakan). Baru belakangan ia ketahui bahwa penolakan yang diterimanya itu disebabkan oleh perbuatan perantau-perantau Batak terdahulu, yang suka kabur dan tidak membayar uang pondokan. Hal mana membuat para pemilik pondokan "memandang" semua perantau Batak akan berbuat demikian. Artinya, sejumlah pemilik pondokan di Bandung memiliki "peta" bahwa perantau dari Batak "semuanya suka kabur dan tak membayar sewa pondokan sebagaimana mestinya". Lalu semua orang Batak diperlakukan sama dan sebangun sesuai dengan "peta" di kepala para pemilik pondokan tersebut.
Tentu saja peta mental yang demikian itu tidak sepenuhnya benar. Ada yang tidak lengkap, cacat, tak sempurna. Ia hanya merupakan perampatan (generalisasi) yang berlebihan. Namun, siapa yang bisa melarang orang membuat "peta realitas" di kepalanya sendiri? Siapa yang bisa melarang jika ada sementara orang yang menganggap warga Tionghoa selalu bertindak asosial dan apolitik? Siapa yang bisa melarang persepsi tentang perempuan Sunda dan Manado sebagai tukang dandan dan pesolek? Siapa yang bisa menolak untuk dianggap plintat-plintut tidak bisa tegas, hanya karena ia lahir di Yogya atau Solo? Atau siapa yang bisa mewajibkan setiap orang untuk percaya bahwa masih ada penegak hukum di republik bernama Indonesia ini yang konsisten anti korupsi dan kebal suap?
Peta kita terhadap realitas tak bisa dipaksa oleh orang lain, tetapi kita bangun sendiri berdasarkan pengalaman sejak kecil, digabungkan dengan pengetahuan dan wawasan sebagai hasil pembelajaran pribadi, dan dipengaruhi pula oleh ambisi dan cita-cita pribadi. Peta kita terhadap realitas tak bisa dijangkau oleh aturan perundang-undangan yang berlaku. Peta kita terhadap realitas beroperasi dalam diri kita, membentuk sikap dan perilaku kita sehari-hari.
Secara amat jenaka, kesalahan kita dalam mempersepsi realitas kehidupan bisa diilustrasikan oleh cerita tentang tukang cukur yang tidak mempercayai keberadaan Tuhan, seperti yang beredar di sejumlah milis internet. Berikut kutipannya:
Seorang pria datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan jambangnya. Sambil mulai memotong rambut pria tersebut, tukang cukur itu mengajak konsumennya itu untuk memperbincangkan sejumlah topik yang hangat. Mulai dari soal cuaca, beralih ke situasi ekonomi, menteri-menteri yang tak becus bekerja, harga BBM yang makin mahal tak karuan, dan akhirnya perbincangan sampai ke soal-soal iman dan keberadaan Tuhan.
"Saya tidak percaya Tuhan itu ada," kata tukang cukur mantap. Seolah-olah ia sudah memeriksa alam semesta dan tidak berhasil menemukan Tuhan.
"Kenapa kamu berkata begitu ?" timpal si konsumen.
"Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan. Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, mengapa ada orang sakit? Mengapa ada anak-anak terlantar? Mengapa ada orang jahat, perang dan bencana?
Mengapa koruptor bebas berkeliaran, sementara orang jujur hidup dalam kesusahan? Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi, kalau IA benar-benar ada. Iya 'kan?"
Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak menemukan jawaban yang tepat. Ia tak ingin berdebat kusir. Apalagi tukang cukur telah menyelesaikan pekerjaannya.
Setelah membayar, pria itu pergi meninggalkan tempat si tukang cukur. Baru beberapa langkah dari tempatnya bercukur, ia melihat ada orang-orang di jalan dengan rambut yang panjang dan terurus. Ada juga yang rambutnya berombak kasar, ada yang keriting, dan semuanya nampak begitu kotor. Sebagian orang nampak memiliki jambang yang tak terpelihara, kusut tak karuan.
Pria itu seolah-olah mendapatkan ilham. Ia kembali ke tempat tukang cukur dan berkata,"Kamu tahu, sebenarnya tidak ada tukang cukur di kota ini."
Terkejut dengan pernyataan itu, si tukang cukur bertanya, "Kamu kok bisa bilang begitu? Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu! Apa itu tidak cukup jelas?"
"Tidak!" elak si konsumen. "Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang dan kotor, berjambang kusut tak karuan seperti orang-orang yang di luar sana."
"Oh, itu salah mereka sendiri. Kalau mereka datang pada saya dan bercukur, mereka pasti akan nampak lebih rapi," sanggah si tukang cukur.
"Persis!" kata pria yang habis bercukur itu. "Itulah pesan utamanya. Sama dengan Tuhan yang Anda katakan tadi. Tuhan itu ada. Tetapi, banyak orang tidak mau datang kepada-Nya, dan tidak mau mencari-Nya, sehingga hidup mereka dibebani banyak masalah."
Si tukang cukur terbengong!
Cerita di atas bisa dipahami dengan berbagai cara. Bagi saya sendiri, salah satu pelajaran yang bisa dipetik dari cerita semacam itu adalah: sebuah analogi yang cerdas bisa menjawab pertanyaan yang rumit sekaligus menghindarkan kita dari kecenderungan debat kusi yang tak berujung. Pria yang sudah bercukur itu tidak berdebat dengan si tukang cukur tentang apakah Tuhan ada atau tidak. Ia hanya meminjam fakta lain di sekitarnya untuk menolong si tukang cukur menyadari bahwa petanya tentang Tuhan (bahwa Tuhan itu tidak ada) bukanlah kebenaran tentang ada tidaknya Tuhan. Ada tidaknya Tuhan tidaklah ditentukan oleh pemahaman, pengertian, atau pun pengakuan si tukang cukur tersebut. Sama seperti ketika orang merasa Tuhan tidak adil, tidak dengan sendirinya berarti Tuhan benar-benar tidak adil, bukan?
Begitulah. Peta realitas, persepsi, asumsi, cara pandang, atau paradigma kita mendikte sikap dan perilaku kita sehari-hari. Dan bila banyak persoalan muncul dalam kehidupan, kita mungkin perlu memeriksa kembali sudah benarkah perilaku kita, atau sudah tepatkah sikap-sikap yang kita pilih? Jangan-jangan inti masalahnya justru bertumpu pada peta realitas, sesuatu yang lebih mendasar dari sekadar perilaku atau sikap? Jika masalahnya menyangkut peta realitas, persepsi, asumsi, cara pandang, atau paradigma, maka solusi paling tokcer adalah metanoia alias pertobatan. Begitukah?
Sumber: Peta Yang Salah oleh Andrias Harefa, Pembelajar Mindset Transformation Certified Trainer and Therapist, Penulis 30 Buku Laris
Selasa, 25 November 2008
>Al-Wahab Allah SWT
Suatu doa yang tercantum di dalam Alquran yang juga merujuk kepada sifat Al Wahab Allah Swt di dalam artikel Khutbah ini.
Doa khas di dalam Surah Al Imran, ayat 9 (3:9) itu adalah,
رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ
yang terjemahannya sebagai berikut; “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bengkokkan hati kami sesudah Engkau memberi petunjuk kepada kami. Dan berilah kami rahmat dari sisi Engkau; sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”
Permohonan doa khas ini dipanjatkan kepada Allah Swt dengan menyebutkan salah satu Asma-Nya, ialah Al Wahab.
Doa khas di dalam Surah Al Imran, ayat 9 (3:9) itu adalah,
رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ
yang terjemahannya sebagai berikut; “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bengkokkan hati kami sesudah Engkau memberi petunjuk kepada kami. Dan berilah kami rahmat dari sisi Engkau; sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”
Permohonan doa khas ini dipanjatkan kepada Allah Swt dengan menyebutkan salah satu Asma-Nya, ialah Al Wahab.
Selasa, 18 November 2008
>Al-Wahab Allah Swt & Kiat Rumah Tangga Sakinah
Khutbah Jumat ini menerangkan sifat Al Wahab (The Bestower, Maha Penganugerah) Allah Swt.
Arti kata 'wahab' berdasarkan Kamus Bahasa Arab, Al Wahab merujuk kepada salah satu sifat Allah Swt yang menekankan bahwa Dia adalah Zat yang suka menganugerahi dan menumbuh-kembangkan para abdi-Nya. Dengan rujukan ini, kata ‘Wahab’ memang sangat signifikan untuk dikenakan kepada Allah...
Allah telah mengajari kita berbagai macam doa yang merujuk kepada sifat Al Wahab-Nya ini, yang pada pokoknya agar kaum mukminin memperhatikan kewajiban mereka terhadap anak keturunan mereka, mendoakan pasangan hidup mereka dan anak cucu mereka, sehingga akhlakul karimah dan amalan shalihan mereka dapat berlanjut terus dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Dalam ayat 75 Surah Al Furqan (15:75),
Arti kata 'wahab' berdasarkan Kamus Bahasa Arab, Al Wahab merujuk kepada salah satu sifat Allah Swt yang menekankan bahwa Dia adalah Zat yang suka menganugerahi dan menumbuh-kembangkan para abdi-Nya. Dengan rujukan ini, kata ‘Wahab’ memang sangat signifikan untuk dikenakan kepada Allah...
Allah telah mengajari kita berbagai macam doa yang merujuk kepada sifat Al Wahab-Nya ini, yang pada pokoknya agar kaum mukminin memperhatikan kewajiban mereka terhadap anak keturunan mereka, mendoakan pasangan hidup mereka dan anak cucu mereka, sehingga akhlakul karimah dan amalan shalihan mereka dapat berlanjut terus dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Dalam ayat 75 Surah Al Furqan (15:75),
Selasa, 04 November 2008
>Solusi Efektif Untuk Mengatasi Krisis Ekonomi Dunia
Ayat 38 hingga 41 Surah Al Rum,
أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَن يَشَاءُ وَيَقْدِرُ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
فَآتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ ذَلِكَ خَيْرٌ لِّلَّذِينَ يُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ وَأُوْلَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
وَمَا آتَيْتُم مِّن رِّباً لِّيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُو عِندَ اللَّهِ وَمَا آتَيْتُم مِّن زَكَاةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَ
الْمُاللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ ثُمَّ رَزَقَكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ هَلْ مِن شُرَكَائِكُم مَّن يَفْعَلُ مِن ذَلِكُم مِّن شَيْءٍ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ
“Apakah mereka tidak melihat, bahwa Allah melapangkan rizqi bagi siapa yang dikendaki-Nya, dan menyempitkan ? Sesungguhnya dalam yang demikian itu ada Tanda-tanda bagi kaum mukminin.
Maka berikanlah kepada kaum kerabat haknya, dan orang miskin, dan orang musafir. Yang demikian itu paling baik bagi orang-orang yang menginginkan keridhaan Allah, dan mereka itulah orang-orang yang memperoleh kebahagiaan.
أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَن يَشَاءُ وَيَقْدِرُ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
فَآتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ ذَلِكَ خَيْرٌ لِّلَّذِينَ يُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ وَأُوْلَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
وَمَا آتَيْتُم مِّن رِّباً لِّيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُو عِندَ اللَّهِ وَمَا آتَيْتُم مِّن زَكَاةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَ
الْمُاللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ ثُمَّ رَزَقَكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ هَلْ مِن شُرَكَائِكُم مَّن يَفْعَلُ مِن ذَلِكُم مِّن شَيْءٍ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ
“Apakah mereka tidak melihat, bahwa Allah melapangkan rizqi bagi siapa yang dikendaki-Nya, dan menyempitkan ? Sesungguhnya dalam yang demikian itu ada Tanda-tanda bagi kaum mukminin.
Maka berikanlah kepada kaum kerabat haknya, dan orang miskin, dan orang musafir. Yang demikian itu paling baik bagi orang-orang yang menginginkan keridhaan Allah, dan mereka itulah orang-orang yang memperoleh kebahagiaan.
Selasa, 21 Oktober 2008
>Jangan Pernah Menyerah....!
Selalu ada 1001 alasan untuk menyerah, namun 'orang yang berhasil' adalah orang yang memutuskan untuk tidak menyerah. Dia selalu bisa menemukan sebuah alasan untuk tidak menyerah...
NANCY MATTHEWS EDISON (1810-1871)
Suatu hari, seorang bocah berusia 4 tahun, agak tuli dan bodoh di sekolah, pulang ke rumahnya membawa secarik kertas dari gurunya. ibunya membaca kertas tersebut, ' Tommy, anak ibu, sangat bodoh. Kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah.'
Sang ibu terhenyak membaca surat ini, namun ia segera membuat tekad yang teguh, ' anak saya Tommy, bukan anak bodoh. saya sendiri yang akan mendidik dan mengajar dia.'
Tommy bertumbuh menjadi Thomas Alva Edison, salah satu penemu terbesar di dunia. dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju.
Tak banyak orang mengenal siapa Nancy Mattews, namun bila kita mendengar nama Edison, kita langsung tahu bahwa dialah penemu paling berpengaruh dalam sejarah. Thomas Alva Edison menjadi seorang penemu dengan 1.093 paten penemuan atas namanya. siapa yang sebelumnya menyangka bahwa bocah tuli yang bodoh sampai' diminta keluar dari sekolah, akhirnya bisa menjadi seorang genius? jawabannya adalah ibunya!
Ya, Nancy Edison, ibu dari Thomas Alva Edison, tidak menyerah begitu saja dengan pendapat pihak sekolah terhadap anaknya. Nancy yang memutuskan untuk menjadi guru pribadi bagi pendidikan Edison dirumah, telah menjadikan puteranya menjadi orang yang percaya bahwa dirinya berarti. Nancy yang memulihkan kepercayaan diri Edison , dan hal itu mungkin sangat berat baginya. namun ia tidak sekalipun membiarkan keterbatasan membuatnya berhenti.
JOANNE KATHLEEN ROWLING
Sejak kecil, Rowling memang sudah memiliki kegemaran menulis. Bahkan di usia 6 tahun, ia sudah mengarang sebuah cerita berjudul Rabbit. Ia juga memiliki kegemaran tanpa malu' menunjukan karyanya kepada teman' dan orangtuanya. kebiasaan ini terus dipelihara hingga ia dewasa. daya imajinasi yang tinggi itu pula yang kemudian melambungkan namanya di dunia.
Akan tetapi, dalam kehidupan nyata, Rowling seperti tak henti didera masalah. Keadaan yang miskin, yang bahkan membuat ia masuk dalam kategori pihak yang berhak memperoleh santunan orang miskin dari pemerintah Inggris, itu masih ia alami ketika Rowling menulis seri Harry Potter yang pertama. Ditambah dengan perceraian yang ia alami, kondisi yang serba sulit itu justru semakin memacu dirinya untuk segera menulis dan menuntaskan kisah penyihir cili k bernama Harry Potter yang idenya ia dapat saat sedang berada dalam sebuah kereta api. Tahun 1995, dengan susah payah, karena tak memiliki uang untuk memfotocopy naskahnya, Rowling terpaksa menyalin naskahnya itu dengan mengetik ulang menggunakan sebuah mesin ketik manual.
Naskah yang akhirnya selesai dengan perjuangan susah payah itu tidak lantas langsung diterima dan meledak di pasaran. Berbagai penolakan dari pihak penerbit harus ia alami terlebih dahulu. Diantaranya, adalah karena semula ia mengirim naskah dengan memakai nama aslinya, Joanne Rowling. Pandangan meremehkan penulis wanita yang masih kuat membelenggu para penerbit dan kalangan perbukuan menyebabkan ia menyiasati dengan menyamarkan namanya menjadi JK Rowling. Memakai dua huruf konsonan dengan harapan ia akan sama sukses dengan penulis cerita anak favoritnya CS Lewis.
Akhirnya keberhasilan pun tiba. Harry Potter luar biasa meledak dipasaran. Semua itu tentu saja adalah hasil dari sikap pantang menyerah dan kerja keras yang luar biasa. tak ada kesuksedan yang dibayar dengan harga murah.
STEVE JOBS
Tahun 1976, bersama rekannya Steve Wozniak, Jobs yang baru berusia 21 tahun mulai mendirikan Apple Computer Co. di garasi milik keluarganya. Dengan susah payah mengumpulkan modal yang diperoleh dengan menjual barang-barang mereka yang paling berharga, usaha itu pun dimulai. Komputer pertama mereka, Apple 1 berhasil mereka jual sebanyak 50 unit kepada sebuah toko lokal. Dalam beberapa tahun, usaha mereka cukup berkembang pesat sehingga tahun 1983, Jobs menggaet John Sculley dari Pepsi Cola untuk memimpin perusahaan itu. Sampai sejauh itu, Apple Computer menuai kesuksesan dan makin menancapkan pengaruhnya dalam industri komputer terlebih dengan diluncurkannya Macintosh. Namun, pada tahun 1985, setelah konflik dengan Sculley, perusahaan memutuskan memberhentikan pendiri mereka, yaitu Steve Jobs sendiri.
Setelah menjual sahamnya, Jobs yang mengalami kesedihan luar biasa banyak menghabiskan waktu dengan bersepeda dan berpergian ke Eropa. Namun, tak lama setelah itu, pemecatan tersebut rupanya justru membawa semangat baru bagi dirinya. Ia pun memulai usaha baru yaitu perusahaan komputer NeXT dan perusahaan animasi Pixar. NeXT yang sebenarnya sangat maju dalam hal teknologinya ternyata tidak membawa hasil yang baik secara komersil. Akan tetapi, Pixar adalah sebuah kisah sukses lain berkat tangan dinginnya. Melalui Pixar, Jobs membawa trend baru dalam dunia film animasi seiring dengan diluncurkannya film produksinya Toy Story dan selanjutnya Finding Nemo dan The Incredibles.
Sepeninggal Jobs dan semakin kuatnya dominasi IBM dan Microsoft membuat Apple kalah bersaing dan nyaris terpuruk. Maka, tahun 1997, Jobs dipanggil kembali untuk mengisi posisi pimpinan sementara. Dengan mengaplikasi teknoligi yang dirancang di NeXT, kali ini Apple kembali bangkit dengan berbagai produk berteknologi maju macam Mac OS X, Imac dan salah satu yang fenomenal yaitu iPod.
Kisah sukses Steve Jobs mengajarkan kepada kita bahwa tidak ada kesuksesan yang instan. penolakan dan kegagalan seringkali mewarnai perjalanan hidup kita, tapi jangan biarkan semua itu membuat kita berhenti.
OPRAH WINFREY
Bermodal keberanian 'Menjadi Diri Sendiri', Oprah menjadi presenter paling populer di Amerika dan menjadi wanita selebritis terkaya versi majalah Forbes, dengan kekayaan lebih dari US $ 1 Milyar. Copy acara 'The Oprah Winfrey Show' telah diputar di hampir seluruh penjuru bumi ini.
TAHUKAH ANDA?
Lahir di Mississisipi dari pasangan Afro-Amerika dengan nama Oprah Gail Winfrey. Ayahnya mantan serdadu yang kemudian menjadi tukang cukur, sedang ibunya seorang pembantu rumah tangga. Karena keduanya berpisah maka Oprah kecil pun diasuh oleh neneknya di lingkungan yang kumuh dan sangat miskin. Luarbiasanya, di usia 3 tahun Oprah telah dapat membaca Injil dengan keras.
'Membaca adalah gerai untuk mengenal dunia' katanya dalam suatu wawancaranya.
Pada usia 9 tahun, Oprah mengalami pelecehan sexual, dia diperkosa oleh saudara sepupu ibunya beserta teman-temannya dan terjadi berulang kali. Di usia 13 tahun Oprah harus menerima kenyataan hamil dan melahirkan, namun bayinya meninggal dua minggu setelah dilahirkan.
Setelah kejadian itu, Oprah lari ke rumah ayahnya di Nashville. Ayahnya mendidik dengan sangat keras dan disiplin tinggi. Dia diwajibkan membaca buku dan membuat ringkasannya setiap pekan. Walaupun tertekan berat, namun kelak disadari bahwa didikan keras inilah yang menjadikannya sebagai wanita yang tegar, percaya diri dan berdisiplin tinggi.
Prestasinya sebagai siswi teladan di SMA membawanya terpilih menjadi wakil siswi yang diundang ke Gedung Putih. Beasiswa pun di dapat saat memasuki jenjang perguruan tinggi. Oprah pernah memenangkan kontes kecantikan, dan saat itulah pertama kali dia menjadi sorotan publik..
Karirnya dimulai sebagai penyiar radio lokal saat di bangku SMA. Karir di dunia TV di bangun diusia 19 tahun. Dia menjadi wanita negro pertama dan termuda sebagai pembaca berita stasiun TV lokal tersebut. Oprah memulai debut talkshow TVnya dalam acara People Are Talking. Dan keputusannya untuk pindah ke Chicago lah yang akhirnya membawa Oprah ke puncak karirnya. The Oprah Winfrey Show menjadi acara talkshow dengan rating tertinggi berskala nasional yang pernah ada dalam sejarah pertelevisian
di Amerika. Sungguh luar biasa!
Latar belakang kehidupannya yang miskin, rawan kejahatan dan diskriminatif mengusik hatinya untuk berupaya membantu sesama. Tayangan acaranya di telivisi selalu sarat dengan nilai kemanusiaan, moralitas dan pendidikan. Oprah sadar, bila dia bisa mengajak seluruh pemirsa telivisi, maka bersama, akan mudah mewujudkan segala impiannya demi membantu mereka yang tertindas.
Oprah juga dikenal dengan kedermawanannya. Berbagai yayasan telah disantuni, antara lain, rumah sakit dan lembaga riset penderita AIDs, berbagai sekolah, penderita ketergantungan, penderita cacat dan banyak lagi.
Dan yang terakhir, pada 2 januari 2007 lalu, Oprah menghadiri peresmian sekolah khusus anak-anak perempuan di kota Henley-on-Klip, di luar Johannesburg, Afrika selatan, yang didirikannya bersama dengan pemirsa acara televisinya. Oprah menyisihkan 20 juta pounsterling ( 1 pons kira2 rp. 17.000,- )atau 340 milyiar rupiah dari kekayaannya. 'Dengan memberi pendidikan yang baik bagi anak2 perempuan ini, kita akan memulai mengubah bangsa ini' ujarnya berharap.
Kisah Oprah Winfrey ialah kisah seorang anak manusia yang tidak mau meratapi nasib. Dia berjuang keras untuk keberhasilan hidupnya, dan dia berhasil. Dia punya mental baja dan mampu mengubah nasib, dari kehidupan nestapa menjadi manusia sukses yang punya karakter. Semangat perjuangannya pantas kita teladani!
7UP
Tentu kamu mengenal 7up. Merk softdrink rasa jeruk nipis ini terbilang cukup populer di penjuru dunia. Dibalik ketenaran merk 7up rupanya ada kisah yang sangat menarik untuk kita pelajari tentang arti 'pantang menyerah'.
Awal mulanya perusahaan ini mengambil nama 3up sebagai merek sodanya. Namun sayangnya, usaha ini gagal. Kemudian si pendiri kembali memperjuangkan bisnisnya dan mengganti namanya dengan 4up. Malangnya, produk ini pun bernasib sama dengan sebelumnnya. Selanjutnya dia berusaha bangkit lagi dan mengganti lagi namanya menjadi 5up. Gagal lagi. Kecintaanya pada soda membuatnya tak menyerah dan berusaha lagi dengan nama baru 6up. Produk ini pun gagal dan dia pun menyerah.
Beberapa tahun kemudian, orang lain muncul dan membuat soda dengan nama 7up dan mendapat sukses besar! Mungkin kita tidak tahu kapan usaha kita akan membuahkan hasil, tapi suatu saat nanti pastilah waktu itu akan tiba. Justru karena kita ga tahu kapan waktu keberhasilan kita, maka jangan pernah kita menghentikan usaha kita dan memutuskan untuk menyerah. 3up gagal, buatlah 4up! 4up gagal, dirikan 5up! bahkan meski harus muncul 6up, 7up, 8up, atau 100up sekalipun, jangan pernah berhenti sampai jerih payah kita membuahkan hasil.
Percayalah bahwa Tuhan menghargai usaha kita. keberhasilan tidak datang pada orang yang malas berjuang dan gampang menyerah. Tunjukan kualitas iman kita melalui ketekunan kita dalam berjuang! TETAP SEMANGAT!
MARK ZUCKERBERG (FACEBOOK)
Pernah mendengar situs jaringan pertemanan Friendster? Konon, melalui situs tersebut, banyak orang-orang yang lama tak bersua, bisa kembali bersatu, reunian, dan bahkan berjodoh. Kar ena itulah, situs pertemanan itu beberapa waktu lalu sempat sangat popular. Karena itu, tak heran jika setelah era suksesnya Friendster, berbagai situs jaringan pertemanan bermunculan. Salah satunya adalah Facebook.
Facebook ini sebenarnya dibuat sebagai situs jaringan pertemanan terbatas pada kalangan kampus pembuatnya, yakni Mark Zuckerberg. Mahasiswa Harvard University tersebut-kala itu-mencoba membuat satu program yang bisa menghubungkan teman-teman satu kampusnya. Karena itulah, nama situs yang digagas oleh Mark adalah Facebook. Nama ini ia ambil dari buku Facebook, yaitu buku yang biasanya berisi daftar anggota komunitas dalam satu kampus. Pada sejumlah college dan sekolah preparatory di Amerika Serikat, buku ini diberikan kepada mahasiswa atau staf fakultas yang baru agar bisa lebih mengenal orang lain di kampus bersangkutan.
Pada sekitar tahun 2004, Mark yang memang hobi mengotak-atik program pembuatan website berhasil menulis kode orisinal Facebook dari kamar asramanya. Untuk membuat situs ini, ia hanya butuh waktu sekitar dua mingguan. Pria kelahiran Mei 1984 itu lantas mengumumkan situsnya dan menarik rekan-rekannya untuk bergabung. Hanya dalam jangka waktu relatif singkat-sekitar dua minggu-Facebook telah mampu menjaring dua per tiga lebih mahasiswa Harvard sebagai anggota tetap.
Mendapati Facebook mampu menjadi magnet yang kuat untuk menarik banyak orang bergabung, ia memutuskan mengikuti jejak seniornya-Bill Gates-memilih drop out untuk menyeriusi situsnya itu. Bersama tiga rekannya-andre McCollum, Dustin Moskovitz, dan Chris Hughes-Mark kemudian membuka keanggotaan Facebook untuk umum.
Mark ternyata tak sekadar nekad. Ia punya banyak alasan untuk lebih memilih menyeriusi Facebook. Mark dan rekannya berhasil membuat Facebook jadi situs jaringan pertemanan yang segera melambung namanya, mengikuti tren Friendster yang juga berkembang kala itu. Namun, agar punya nilai lebih, Mark pun mengolah Facebook dengan berbagai fitur tambahan. Dan, sepertinya kelebihan fitur inilah yang membuat Facebook makin digemari. Bayangkan, Ada 9.373 aplikasi yang terbagi dalam 22 kategori yang bisa dipakai untuk menyemarakkan halaman Facebook, mulai chat, game, pesan instan, sampai urusan politik dan berbagai hal lainnya. Hebatnya lagi, sifat keanggotaan situs ini sangat terbuka. Jadi, data yang dibuat tiap orang lebih jelas dibandingkan situs pertemanan lainnya. Hal ini yang membuat orang makin nyaman dengan Facebook untuk mencari teman, baik yang sudah dikenal ataupun mencari kenalan baru di berbagai belahan dunia.
Sejak kemunculan Facebook tahun 2004 silam, anggota terus berkembang pesat. Prosentase kenaikannya melebihi seniornya, Friendster. Situs itu tercatat sudah dikunjungi 60 juta orang dan bahkan Mark Zuckerberg berani menargetkan pada tahun 2008 ini, angka tersebut akan mencapai 200 juta anggota.
Dengan berbagai keunggulan dan jumlah peminat yang luar biasa, Facebook menjadi 'barang dagangan' yang sangat laku. Tak heran, raksasa software Microsoft pun tertarik meminangnya. Dan, konon, untuk memiliki saham hanya 1,6 persen saja, Microsoft harus mengeluarkan dana tak kurang dari US$ 240 juta. Ini berarti nilai kapitalisasi saham Facebook bisa mencapai US$15 miliar! Tak heran, Mark kemudian dinobatkan sebagai miliarder termuda dalam sejarah yang memulai dari keringatnya sendiri.
Niat Mark Zuckerberg untuk sekadar'menyatukan' komunitas kampusnya dalam sebuah jaringan ternyata berdampak besar. Hal ini telah mengantar pria yang baru berusia 23 tahun ini menjadi miliarder termuda dalam sejarah. Sungguh, kejelian melihat peluang dan niatan baiknya ternyata mampu digabungkan menjadi sebuah nilai tambah yang luar biasa. Ini menjadi contoh bagi kita, bahwa niat baik ditambah perjuangan dan ketekunan dalam menggarap peluang akan melahirkan kesempatan yang dapat mengubah hidup makin bermakna.
TIADA KETEKUNAN YANG TIDAK MEMBAWA HASIL...
BILL GATES & PAUL ALLEN
Kisah Maestro Microsoft Bill Gates and Paul Allen
William Henry Gates III atau lebih terkenal dengan sebutan Bill Gates, lahir di Seatle , Washington pada tanggal 28 Oktober 1955. Ayah Bill, Bill Gates Jr., bekerja di sebuah firma hukum sebagai seorang pengacara dan ibunya, Mary, adalah seorang mantan guru. Bill adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Sejak kecil Bill mempunyai hobi 'hiking', bahkan hingga kini pun kegiatan ini masih sering dilakukannya bila ia sedang 'berpikir'.
Bill kecil mampu dengan mudah melewati masa sekolah dasar dengan nilai sangat memuaskan, terutama dalam pelajaran IPA dan Matematika. Mengetahui hal ini orang tua Bill, kemudian menyekolahkannya di sebuah sekolah swasta yang terkenal dengan pembinaan akademik yang baik, bernama ' LAKESIDE '. Pada saat itu, Lakeside baru saja membeli sebuah komputer, dan dalam waktu seminggu, Bill Gates, Paul Allen dan beberapa siswa lainnya (sebagian besar nantinya menjadi programmer pertama MICROSOFT) sudah menghabiskan semua jam pelajaran komputer untuk satu tahun.
Kemampuan komputer Bill Gates sudah diakui sejak dia masih bersekolah di Lakeside . Dimulai dengan meng'hack' komputer sekolah, mengubah jadwal, dan penempatan siswa. Tahun 1968, Bill Gates, Paul Allen, dan dua hackers lainnya disewa oleh Computer Center Corp. untuk menjadi tester sistem keamanan perusahaan tersebut. Sebagai balasan, mereka diberikan kebebasan untuk menggunakan komputer perusahaan. Menurut Bill saat itu lah mereka benar-benar dapat 'memasuki' komputer. Dan disinilah mereka mulai mengembangkan kemampuan menuju pembentukan Microsoft, 7 tahun kemudian.
Selanjutnya kemampuan Bill Gates semakin terasah. Pembuatan program sistem pembayaran untuk Information Science Inc, merupakan bisnis pertamanya. Kemudian bersama Paul Ellen mendirikan perusahaan pertama mereka yang disebut Traf-O-Data. Mereka membuat sebuah komputer kecil yang mampu mengukur aliran lalu lintas. Bekerja sebagai debugger di perusahaan kontrkator pertahanan TRW, dan sebagai penanggungjawab komputerisasi jadwal sekolah, melengkapi pengalaman Bill Gates.
Musim gugur 1973, Bill Gates berangkat menuju Harvard University dan terdaftar sebagai siswa fakultas hukum. Bill mampu dengan baik mengikuti kuliah, namun sama seperti ketika di SMA, perhatiannya segera beralih ke komputer. Selama di Harvard, hubungannya dengan Allen tetap dekat. Bill dikenal sebagai seorang jenius di Harvard. Bahkan salah seorang guru Bill mengatakan bahwa Bill adalah programmer yang luar biasa jenius, namun seorang manusia yang menyebalkan.
Desember 1974, saat hendak mengunjungi Bill Gates, Paul Allen membaca artikel majalah Popular Electronics dengan judul 'World`s First Microcomputer Kit to Rival Commercial Models'. Artikel ini memuat tentang komputer mikro pertama Altair 9090. Allen kemudian berdiskusi dengan Bill Gates. Mereka menyadari bahwa era 'komputer rumah' akan segera hadir dan meledak, membuat keberadaan software untuk komputer - komputer tersebut sangat dibutuhkan. Dan ini merupakan kesempatan besar bagi mereka.
Kemudian dalam beberapa hari, Gates menghubungi perusahaan pembuat Altair, MITS (Micro Instrumentation and Telemetry Systems). Dia mengatakan bahwa dia dan Allen, telah membuat BASIC yang dapat digunakan pada Altair. Tentu saja ini adalah bohong. Bahkan mereka sama sekali belum menulis satu baris kode pun. MITS, yang tidak mengetahui hal ini, sangat tertarik pada BASIC. Dalam waktu 8 minggu BASIC telah siap. Allen menuju MITS untuk mempresentasikan BASIC. Dan walaupun, ini adalah kali pertama bagi Allen dalam mengoperasikan Altair, ternyata BASIC dapat bekerja dengan sempurna. Setahun kemudian Bill Gates meninggalkan Harvard dan mendirikan Microsoft.
Kisah Bill Gates Meninggalkan Harvard Demi Mengejar Impian
Ketika ia bosan dengan Harvard, Gates melamar pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan komputer di daerah Boston .. Gates mendorong Paul Allen untuk mencoba melamar sebagai pembuat program di Honey-well agar keduanya dapat melanjutkan impian mereka untuk mendirikan sebuah perusahaan perangkat lunak.
Pada suatu hari di bulan Desember yang beku, Paul Allen melihat sampul depan majalah Popular Mechanics, terbitan Januari 1975, yaitu gambar komputer mikro rakitan baru yang revolusioner MITS Altair 8080 (Komputer kecil ini menjadi cikal bakal PC di kemudian hari). Kemudian Allen menemui Gates dan membujuknya bahwa mereka harus mengembangkan sebuah bahasa untuk mesin kecil sederhana itu. Allen terus mengatakan, Yuk kita dirikan sebuah perusahaan. Yuk kita lakukan.
Kami sadar bahwa revolusi itu bisa terjadi tanpa kami. Setelah kami membaca artikel itu, tak diragukan lagi dimana kami akan memfokuskan hidup kami.
Kedua sahabat itu bergegas ke sebuah komputer Harvard untuk menulis sebuah adaptasi dari program bahasa BASIC. Gates dan Allen percaya bahwa komputer kecil itu dapat melakukan keajaiban. Dari sana pula mereka mempunyai mimpi , tersedianya sebuah komputer di setiap meja tulis dan di setiap rumah tangga.
Semangat Allen dan Gates tidak percuma. Berawal dari komputer kecil itulah yang menjadi mode dari segala macam komputansi. Dan sekarang bisa Anda lihat bahwa PC telah benar-benar menjadi alat jaman informasi. Dan hampir setiap orang mengenal Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia saat ini.
HIRONOBU SAKAGUCHI
Hironobu Sakaguchi (1962) dulu menjabat Direktur Perencanaan dan Pengembangan untuk Square Co., Ltd. Ia adalah pencipta seri permainan Final Fantasy. Pada tahun 1991 ia diberi kehormatan menjabat Wakil Presiden Eksekutif dan tak lama berselang ditunjuk menjadi Presiden Square USA, Inc. Pada tahun 2001, ia mendirikan he Mistwalker, yang mulai beroperasi tiga tahun kemudian.
Sakaguchi bersama-sama Masafumi Miyamoto mendirikan Square pada tahun 1983. Permainan-permainan pertama mereka sangat tidak sukses. Ia lalu memutuskan untuk menciptakan pekerjaan terakhirnya dalam industri permainan dengan seluruh sisa uang Square, dan menamakannya Final Fantasy. Permainan ini, di luar perkiraannya sendiri, ternyata melejit, dan ia membatalkan rencana pensiunnya. Ia kemudian memulai kelanjutan permainan ini dan saat ini telah dibuat Tiga belas permainan Final Fantasy. Setelah enam permainan pertama dipasarkan, ia lebih berperan sebagai produser eksektuif untuk seri ini dan juga banyak permainan Square lainnya.
Sakaguchi memiliki karir yang panjang dalam industri permainan dengan penjualan lebih dari 80 juta unit permainan video di seluruh dunia. Sakaguchi mengambil lompatan dari permainan ke film saat ia mengambil peran sebagai sutradara film dalam Final Fantasy: The Spirits Within, sebuah film animasi yang didasari dari seri permainan terkenalnya Final Fantasy. Akan tetapi, film ini ternyata gagal dan menjadi salah satu film yang paling merugi dalam sejarah perfilman, dengan kerugian lebih dari 120 juta USD yang berujung dengan ditutupnya Square Pictures. Sakaguchi lalu diturunkan dari posisi eksekutif Square. Kejadian ini juga mengurangi keuangan Square dan akhirnya membawa Square bergabung dengan saingannya Enix, menjadi Square Enix. Sakaguchi lalu mengundurkan diri dari Square dan mendirikan Mistwalker dengan dukungan finansial dari Microsoft Game Studios.
Pada tahun 2001, Sakaguchi menjadi orang ketiga yang masuk dalam Academy of Interactive Arts and Science' Hall of Fame. Pada bulan Februari 2005 diumumkan bahwa perusahaan Sakaguchi, Mistwalker, akan bekerja sama dengan Microsoft Game Studios untuk memproduksi dua permainan role-playing game untuk Xbox 360.
Pelajaran berharga: Dari awal karier, beliau banyak mengalami kegagalan, namun beliau tidak pernah menyerah hingga akhirnya menciptakan seri 'Final Fantasy' yang sangat di nantikan kehadirannya, bahkan di puncak kariernya beliau kembali menghadapi kegagalan melalui proyek kontroversialnya (Final Fantasy : Spirit Whitin) yang mengakibatkan penurunan jabatan dan penutupan 'Square Pictures' hingga akhirnya pengunduran dirinya dari Square.
Namun itu bukan akhir dari beliau, tapi menjadi loncatan bagi dia untuk kembali bangkit.
(FW.ELGIN)
Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa. (2 Korintus 4:7-9)
NANCY MATTHEWS EDISON (1810-1871)
Suatu hari, seorang bocah berusia 4 tahun, agak tuli dan bodoh di sekolah, pulang ke rumahnya membawa secarik kertas dari gurunya. ibunya membaca kertas tersebut, ' Tommy, anak ibu, sangat bodoh. Kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah.'
Sang ibu terhenyak membaca surat ini, namun ia segera membuat tekad yang teguh, ' anak saya Tommy, bukan anak bodoh. saya sendiri yang akan mendidik dan mengajar dia.'
Tommy bertumbuh menjadi Thomas Alva Edison, salah satu penemu terbesar di dunia. dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju.
Tak banyak orang mengenal siapa Nancy Mattews, namun bila kita mendengar nama Edison, kita langsung tahu bahwa dialah penemu paling berpengaruh dalam sejarah. Thomas Alva Edison menjadi seorang penemu dengan 1.093 paten penemuan atas namanya. siapa yang sebelumnya menyangka bahwa bocah tuli yang bodoh sampai' diminta keluar dari sekolah, akhirnya bisa menjadi seorang genius? jawabannya adalah ibunya!
Ya, Nancy Edison, ibu dari Thomas Alva Edison, tidak menyerah begitu saja dengan pendapat pihak sekolah terhadap anaknya. Nancy yang memutuskan untuk menjadi guru pribadi bagi pendidikan Edison dirumah, telah menjadikan puteranya menjadi orang yang percaya bahwa dirinya berarti. Nancy yang memulihkan kepercayaan diri Edison , dan hal itu mungkin sangat berat baginya. namun ia tidak sekalipun membiarkan keterbatasan membuatnya berhenti.
JOANNE KATHLEEN ROWLING
Sejak kecil, Rowling memang sudah memiliki kegemaran menulis. Bahkan di usia 6 tahun, ia sudah mengarang sebuah cerita berjudul Rabbit. Ia juga memiliki kegemaran tanpa malu' menunjukan karyanya kepada teman' dan orangtuanya. kebiasaan ini terus dipelihara hingga ia dewasa. daya imajinasi yang tinggi itu pula yang kemudian melambungkan namanya di dunia.
Akan tetapi, dalam kehidupan nyata, Rowling seperti tak henti didera masalah. Keadaan yang miskin, yang bahkan membuat ia masuk dalam kategori pihak yang berhak memperoleh santunan orang miskin dari pemerintah Inggris, itu masih ia alami ketika Rowling menulis seri Harry Potter yang pertama. Ditambah dengan perceraian yang ia alami, kondisi yang serba sulit itu justru semakin memacu dirinya untuk segera menulis dan menuntaskan kisah penyihir cili k bernama Harry Potter yang idenya ia dapat saat sedang berada dalam sebuah kereta api. Tahun 1995, dengan susah payah, karena tak memiliki uang untuk memfotocopy naskahnya, Rowling terpaksa menyalin naskahnya itu dengan mengetik ulang menggunakan sebuah mesin ketik manual.
Naskah yang akhirnya selesai dengan perjuangan susah payah itu tidak lantas langsung diterima dan meledak di pasaran. Berbagai penolakan dari pihak penerbit harus ia alami terlebih dahulu. Diantaranya, adalah karena semula ia mengirim naskah dengan memakai nama aslinya, Joanne Rowling. Pandangan meremehkan penulis wanita yang masih kuat membelenggu para penerbit dan kalangan perbukuan menyebabkan ia menyiasati dengan menyamarkan namanya menjadi JK Rowling. Memakai dua huruf konsonan dengan harapan ia akan sama sukses dengan penulis cerita anak favoritnya CS Lewis.
Akhirnya keberhasilan pun tiba. Harry Potter luar biasa meledak dipasaran. Semua itu tentu saja adalah hasil dari sikap pantang menyerah dan kerja keras yang luar biasa. tak ada kesuksedan yang dibayar dengan harga murah.
STEVE JOBS
Tahun 1976, bersama rekannya Steve Wozniak, Jobs yang baru berusia 21 tahun mulai mendirikan Apple Computer Co. di garasi milik keluarganya. Dengan susah payah mengumpulkan modal yang diperoleh dengan menjual barang-barang mereka yang paling berharga, usaha itu pun dimulai. Komputer pertama mereka, Apple 1 berhasil mereka jual sebanyak 50 unit kepada sebuah toko lokal. Dalam beberapa tahun, usaha mereka cukup berkembang pesat sehingga tahun 1983, Jobs menggaet John Sculley dari Pepsi Cola untuk memimpin perusahaan itu. Sampai sejauh itu, Apple Computer menuai kesuksesan dan makin menancapkan pengaruhnya dalam industri komputer terlebih dengan diluncurkannya Macintosh. Namun, pada tahun 1985, setelah konflik dengan Sculley, perusahaan memutuskan memberhentikan pendiri mereka, yaitu Steve Jobs sendiri.
Setelah menjual sahamnya, Jobs yang mengalami kesedihan luar biasa banyak menghabiskan waktu dengan bersepeda dan berpergian ke Eropa. Namun, tak lama setelah itu, pemecatan tersebut rupanya justru membawa semangat baru bagi dirinya. Ia pun memulai usaha baru yaitu perusahaan komputer NeXT dan perusahaan animasi Pixar. NeXT yang sebenarnya sangat maju dalam hal teknologinya ternyata tidak membawa hasil yang baik secara komersil. Akan tetapi, Pixar adalah sebuah kisah sukses lain berkat tangan dinginnya. Melalui Pixar, Jobs membawa trend baru dalam dunia film animasi seiring dengan diluncurkannya film produksinya Toy Story dan selanjutnya Finding Nemo dan The Incredibles.
Sepeninggal Jobs dan semakin kuatnya dominasi IBM dan Microsoft membuat Apple kalah bersaing dan nyaris terpuruk. Maka, tahun 1997, Jobs dipanggil kembali untuk mengisi posisi pimpinan sementara. Dengan mengaplikasi teknoligi yang dirancang di NeXT, kali ini Apple kembali bangkit dengan berbagai produk berteknologi maju macam Mac OS X, Imac dan salah satu yang fenomenal yaitu iPod.
Kisah sukses Steve Jobs mengajarkan kepada kita bahwa tidak ada kesuksesan yang instan. penolakan dan kegagalan seringkali mewarnai perjalanan hidup kita, tapi jangan biarkan semua itu membuat kita berhenti.
OPRAH WINFREY
Bermodal keberanian 'Menjadi Diri Sendiri', Oprah menjadi presenter paling populer di Amerika dan menjadi wanita selebritis terkaya versi majalah Forbes, dengan kekayaan lebih dari US $ 1 Milyar. Copy acara 'The Oprah Winfrey Show' telah diputar di hampir seluruh penjuru bumi ini.
TAHUKAH ANDA?
Lahir di Mississisipi dari pasangan Afro-Amerika dengan nama Oprah Gail Winfrey. Ayahnya mantan serdadu yang kemudian menjadi tukang cukur, sedang ibunya seorang pembantu rumah tangga. Karena keduanya berpisah maka Oprah kecil pun diasuh oleh neneknya di lingkungan yang kumuh dan sangat miskin. Luarbiasanya, di usia 3 tahun Oprah telah dapat membaca Injil dengan keras.
'Membaca adalah gerai untuk mengenal dunia' katanya dalam suatu wawancaranya.
Pada usia 9 tahun, Oprah mengalami pelecehan sexual, dia diperkosa oleh saudara sepupu ibunya beserta teman-temannya dan terjadi berulang kali. Di usia 13 tahun Oprah harus menerima kenyataan hamil dan melahirkan, namun bayinya meninggal dua minggu setelah dilahirkan.
Setelah kejadian itu, Oprah lari ke rumah ayahnya di Nashville. Ayahnya mendidik dengan sangat keras dan disiplin tinggi. Dia diwajibkan membaca buku dan membuat ringkasannya setiap pekan. Walaupun tertekan berat, namun kelak disadari bahwa didikan keras inilah yang menjadikannya sebagai wanita yang tegar, percaya diri dan berdisiplin tinggi.
Prestasinya sebagai siswi teladan di SMA membawanya terpilih menjadi wakil siswi yang diundang ke Gedung Putih. Beasiswa pun di dapat saat memasuki jenjang perguruan tinggi. Oprah pernah memenangkan kontes kecantikan, dan saat itulah pertama kali dia menjadi sorotan publik..
Karirnya dimulai sebagai penyiar radio lokal saat di bangku SMA. Karir di dunia TV di bangun diusia 19 tahun. Dia menjadi wanita negro pertama dan termuda sebagai pembaca berita stasiun TV lokal tersebut. Oprah memulai debut talkshow TVnya dalam acara People Are Talking. Dan keputusannya untuk pindah ke Chicago lah yang akhirnya membawa Oprah ke puncak karirnya. The Oprah Winfrey Show menjadi acara talkshow dengan rating tertinggi berskala nasional yang pernah ada dalam sejarah pertelevisian
di Amerika. Sungguh luar biasa!
Latar belakang kehidupannya yang miskin, rawan kejahatan dan diskriminatif mengusik hatinya untuk berupaya membantu sesama. Tayangan acaranya di telivisi selalu sarat dengan nilai kemanusiaan, moralitas dan pendidikan. Oprah sadar, bila dia bisa mengajak seluruh pemirsa telivisi, maka bersama, akan mudah mewujudkan segala impiannya demi membantu mereka yang tertindas.
Oprah juga dikenal dengan kedermawanannya. Berbagai yayasan telah disantuni, antara lain, rumah sakit dan lembaga riset penderita AIDs, berbagai sekolah, penderita ketergantungan, penderita cacat dan banyak lagi.
Dan yang terakhir, pada 2 januari 2007 lalu, Oprah menghadiri peresmian sekolah khusus anak-anak perempuan di kota Henley-on-Klip, di luar Johannesburg, Afrika selatan, yang didirikannya bersama dengan pemirsa acara televisinya. Oprah menyisihkan 20 juta pounsterling ( 1 pons kira2 rp. 17.000,- )atau 340 milyiar rupiah dari kekayaannya. 'Dengan memberi pendidikan yang baik bagi anak2 perempuan ini, kita akan memulai mengubah bangsa ini' ujarnya berharap.
Kisah Oprah Winfrey ialah kisah seorang anak manusia yang tidak mau meratapi nasib. Dia berjuang keras untuk keberhasilan hidupnya, dan dia berhasil. Dia punya mental baja dan mampu mengubah nasib, dari kehidupan nestapa menjadi manusia sukses yang punya karakter. Semangat perjuangannya pantas kita teladani!
7UP
Tentu kamu mengenal 7up. Merk softdrink rasa jeruk nipis ini terbilang cukup populer di penjuru dunia. Dibalik ketenaran merk 7up rupanya ada kisah yang sangat menarik untuk kita pelajari tentang arti 'pantang menyerah'.
Awal mulanya perusahaan ini mengambil nama 3up sebagai merek sodanya. Namun sayangnya, usaha ini gagal. Kemudian si pendiri kembali memperjuangkan bisnisnya dan mengganti namanya dengan 4up. Malangnya, produk ini pun bernasib sama dengan sebelumnnya. Selanjutnya dia berusaha bangkit lagi dan mengganti lagi namanya menjadi 5up. Gagal lagi. Kecintaanya pada soda membuatnya tak menyerah dan berusaha lagi dengan nama baru 6up. Produk ini pun gagal dan dia pun menyerah.
Beberapa tahun kemudian, orang lain muncul dan membuat soda dengan nama 7up dan mendapat sukses besar! Mungkin kita tidak tahu kapan usaha kita akan membuahkan hasil, tapi suatu saat nanti pastilah waktu itu akan tiba. Justru karena kita ga tahu kapan waktu keberhasilan kita, maka jangan pernah kita menghentikan usaha kita dan memutuskan untuk menyerah. 3up gagal, buatlah 4up! 4up gagal, dirikan 5up! bahkan meski harus muncul 6up, 7up, 8up, atau 100up sekalipun, jangan pernah berhenti sampai jerih payah kita membuahkan hasil.
Percayalah bahwa Tuhan menghargai usaha kita. keberhasilan tidak datang pada orang yang malas berjuang dan gampang menyerah. Tunjukan kualitas iman kita melalui ketekunan kita dalam berjuang! TETAP SEMANGAT!
MARK ZUCKERBERG (FACEBOOK)
Pernah mendengar situs jaringan pertemanan Friendster? Konon, melalui situs tersebut, banyak orang-orang yang lama tak bersua, bisa kembali bersatu, reunian, dan bahkan berjodoh. Kar ena itulah, situs pertemanan itu beberapa waktu lalu sempat sangat popular. Karena itu, tak heran jika setelah era suksesnya Friendster, berbagai situs jaringan pertemanan bermunculan. Salah satunya adalah Facebook.
Facebook ini sebenarnya dibuat sebagai situs jaringan pertemanan terbatas pada kalangan kampus pembuatnya, yakni Mark Zuckerberg. Mahasiswa Harvard University tersebut-kala itu-mencoba membuat satu program yang bisa menghubungkan teman-teman satu kampusnya. Karena itulah, nama situs yang digagas oleh Mark adalah Facebook. Nama ini ia ambil dari buku Facebook, yaitu buku yang biasanya berisi daftar anggota komunitas dalam satu kampus. Pada sejumlah college dan sekolah preparatory di Amerika Serikat, buku ini diberikan kepada mahasiswa atau staf fakultas yang baru agar bisa lebih mengenal orang lain di kampus bersangkutan.
Pada sekitar tahun 2004, Mark yang memang hobi mengotak-atik program pembuatan website berhasil menulis kode orisinal Facebook dari kamar asramanya. Untuk membuat situs ini, ia hanya butuh waktu sekitar dua mingguan. Pria kelahiran Mei 1984 itu lantas mengumumkan situsnya dan menarik rekan-rekannya untuk bergabung. Hanya dalam jangka waktu relatif singkat-sekitar dua minggu-Facebook telah mampu menjaring dua per tiga lebih mahasiswa Harvard sebagai anggota tetap.
Mendapati Facebook mampu menjadi magnet yang kuat untuk menarik banyak orang bergabung, ia memutuskan mengikuti jejak seniornya-Bill Gates-memilih drop out untuk menyeriusi situsnya itu. Bersama tiga rekannya-andre McCollum, Dustin Moskovitz, dan Chris Hughes-Mark kemudian membuka keanggotaan Facebook untuk umum.
Mark ternyata tak sekadar nekad. Ia punya banyak alasan untuk lebih memilih menyeriusi Facebook. Mark dan rekannya berhasil membuat Facebook jadi situs jaringan pertemanan yang segera melambung namanya, mengikuti tren Friendster yang juga berkembang kala itu. Namun, agar punya nilai lebih, Mark pun mengolah Facebook dengan berbagai fitur tambahan. Dan, sepertinya kelebihan fitur inilah yang membuat Facebook makin digemari. Bayangkan, Ada 9.373 aplikasi yang terbagi dalam 22 kategori yang bisa dipakai untuk menyemarakkan halaman Facebook, mulai chat, game, pesan instan, sampai urusan politik dan berbagai hal lainnya. Hebatnya lagi, sifat keanggotaan situs ini sangat terbuka. Jadi, data yang dibuat tiap orang lebih jelas dibandingkan situs pertemanan lainnya. Hal ini yang membuat orang makin nyaman dengan Facebook untuk mencari teman, baik yang sudah dikenal ataupun mencari kenalan baru di berbagai belahan dunia.
Sejak kemunculan Facebook tahun 2004 silam, anggota terus berkembang pesat. Prosentase kenaikannya melebihi seniornya, Friendster. Situs itu tercatat sudah dikunjungi 60 juta orang dan bahkan Mark Zuckerberg berani menargetkan pada tahun 2008 ini, angka tersebut akan mencapai 200 juta anggota.
Dengan berbagai keunggulan dan jumlah peminat yang luar biasa, Facebook menjadi 'barang dagangan' yang sangat laku. Tak heran, raksasa software Microsoft pun tertarik meminangnya. Dan, konon, untuk memiliki saham hanya 1,6 persen saja, Microsoft harus mengeluarkan dana tak kurang dari US$ 240 juta. Ini berarti nilai kapitalisasi saham Facebook bisa mencapai US$15 miliar! Tak heran, Mark kemudian dinobatkan sebagai miliarder termuda dalam sejarah yang memulai dari keringatnya sendiri.
Niat Mark Zuckerberg untuk sekadar'menyatukan' komunitas kampusnya dalam sebuah jaringan ternyata berdampak besar. Hal ini telah mengantar pria yang baru berusia 23 tahun ini menjadi miliarder termuda dalam sejarah. Sungguh, kejelian melihat peluang dan niatan baiknya ternyata mampu digabungkan menjadi sebuah nilai tambah yang luar biasa. Ini menjadi contoh bagi kita, bahwa niat baik ditambah perjuangan dan ketekunan dalam menggarap peluang akan melahirkan kesempatan yang dapat mengubah hidup makin bermakna.
TIADA KETEKUNAN YANG TIDAK MEMBAWA HASIL...
BILL GATES & PAUL ALLEN
Kisah Maestro Microsoft Bill Gates and Paul Allen
William Henry Gates III atau lebih terkenal dengan sebutan Bill Gates, lahir di Seatle , Washington pada tanggal 28 Oktober 1955. Ayah Bill, Bill Gates Jr., bekerja di sebuah firma hukum sebagai seorang pengacara dan ibunya, Mary, adalah seorang mantan guru. Bill adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Sejak kecil Bill mempunyai hobi 'hiking', bahkan hingga kini pun kegiatan ini masih sering dilakukannya bila ia sedang 'berpikir'.
Bill kecil mampu dengan mudah melewati masa sekolah dasar dengan nilai sangat memuaskan, terutama dalam pelajaran IPA dan Matematika. Mengetahui hal ini orang tua Bill, kemudian menyekolahkannya di sebuah sekolah swasta yang terkenal dengan pembinaan akademik yang baik, bernama ' LAKESIDE '. Pada saat itu, Lakeside baru saja membeli sebuah komputer, dan dalam waktu seminggu, Bill Gates, Paul Allen dan beberapa siswa lainnya (sebagian besar nantinya menjadi programmer pertama MICROSOFT) sudah menghabiskan semua jam pelajaran komputer untuk satu tahun.
Kemampuan komputer Bill Gates sudah diakui sejak dia masih bersekolah di Lakeside . Dimulai dengan meng'hack' komputer sekolah, mengubah jadwal, dan penempatan siswa. Tahun 1968, Bill Gates, Paul Allen, dan dua hackers lainnya disewa oleh Computer Center Corp. untuk menjadi tester sistem keamanan perusahaan tersebut. Sebagai balasan, mereka diberikan kebebasan untuk menggunakan komputer perusahaan. Menurut Bill saat itu lah mereka benar-benar dapat 'memasuki' komputer. Dan disinilah mereka mulai mengembangkan kemampuan menuju pembentukan Microsoft, 7 tahun kemudian.
Selanjutnya kemampuan Bill Gates semakin terasah. Pembuatan program sistem pembayaran untuk Information Science Inc, merupakan bisnis pertamanya. Kemudian bersama Paul Ellen mendirikan perusahaan pertama mereka yang disebut Traf-O-Data. Mereka membuat sebuah komputer kecil yang mampu mengukur aliran lalu lintas. Bekerja sebagai debugger di perusahaan kontrkator pertahanan TRW, dan sebagai penanggungjawab komputerisasi jadwal sekolah, melengkapi pengalaman Bill Gates.
Musim gugur 1973, Bill Gates berangkat menuju Harvard University dan terdaftar sebagai siswa fakultas hukum. Bill mampu dengan baik mengikuti kuliah, namun sama seperti ketika di SMA, perhatiannya segera beralih ke komputer. Selama di Harvard, hubungannya dengan Allen tetap dekat. Bill dikenal sebagai seorang jenius di Harvard. Bahkan salah seorang guru Bill mengatakan bahwa Bill adalah programmer yang luar biasa jenius, namun seorang manusia yang menyebalkan.
Desember 1974, saat hendak mengunjungi Bill Gates, Paul Allen membaca artikel majalah Popular Electronics dengan judul 'World`s First Microcomputer Kit to Rival Commercial Models'. Artikel ini memuat tentang komputer mikro pertama Altair 9090. Allen kemudian berdiskusi dengan Bill Gates. Mereka menyadari bahwa era 'komputer rumah' akan segera hadir dan meledak, membuat keberadaan software untuk komputer - komputer tersebut sangat dibutuhkan. Dan ini merupakan kesempatan besar bagi mereka.
Kemudian dalam beberapa hari, Gates menghubungi perusahaan pembuat Altair, MITS (Micro Instrumentation and Telemetry Systems). Dia mengatakan bahwa dia dan Allen, telah membuat BASIC yang dapat digunakan pada Altair. Tentu saja ini adalah bohong. Bahkan mereka sama sekali belum menulis satu baris kode pun. MITS, yang tidak mengetahui hal ini, sangat tertarik pada BASIC. Dalam waktu 8 minggu BASIC telah siap. Allen menuju MITS untuk mempresentasikan BASIC. Dan walaupun, ini adalah kali pertama bagi Allen dalam mengoperasikan Altair, ternyata BASIC dapat bekerja dengan sempurna. Setahun kemudian Bill Gates meninggalkan Harvard dan mendirikan Microsoft.
Kisah Bill Gates Meninggalkan Harvard Demi Mengejar Impian
Ketika ia bosan dengan Harvard, Gates melamar pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan komputer di daerah Boston .. Gates mendorong Paul Allen untuk mencoba melamar sebagai pembuat program di Honey-well agar keduanya dapat melanjutkan impian mereka untuk mendirikan sebuah perusahaan perangkat lunak.
Pada suatu hari di bulan Desember yang beku, Paul Allen melihat sampul depan majalah Popular Mechanics, terbitan Januari 1975, yaitu gambar komputer mikro rakitan baru yang revolusioner MITS Altair 8080 (Komputer kecil ini menjadi cikal bakal PC di kemudian hari). Kemudian Allen menemui Gates dan membujuknya bahwa mereka harus mengembangkan sebuah bahasa untuk mesin kecil sederhana itu. Allen terus mengatakan, Yuk kita dirikan sebuah perusahaan. Yuk kita lakukan.
Kami sadar bahwa revolusi itu bisa terjadi tanpa kami. Setelah kami membaca artikel itu, tak diragukan lagi dimana kami akan memfokuskan hidup kami.
Kedua sahabat itu bergegas ke sebuah komputer Harvard untuk menulis sebuah adaptasi dari program bahasa BASIC. Gates dan Allen percaya bahwa komputer kecil itu dapat melakukan keajaiban. Dari sana pula mereka mempunyai mimpi , tersedianya sebuah komputer di setiap meja tulis dan di setiap rumah tangga.
Semangat Allen dan Gates tidak percuma. Berawal dari komputer kecil itulah yang menjadi mode dari segala macam komputansi. Dan sekarang bisa Anda lihat bahwa PC telah benar-benar menjadi alat jaman informasi. Dan hampir setiap orang mengenal Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia saat ini.
HIRONOBU SAKAGUCHI
Hironobu Sakaguchi (1962) dulu menjabat Direktur Perencanaan dan Pengembangan untuk Square Co., Ltd. Ia adalah pencipta seri permainan Final Fantasy. Pada tahun 1991 ia diberi kehormatan menjabat Wakil Presiden Eksekutif dan tak lama berselang ditunjuk menjadi Presiden Square USA, Inc. Pada tahun 2001, ia mendirikan he Mistwalker, yang mulai beroperasi tiga tahun kemudian.
Sakaguchi bersama-sama Masafumi Miyamoto mendirikan Square pada tahun 1983. Permainan-permainan pertama mereka sangat tidak sukses. Ia lalu memutuskan untuk menciptakan pekerjaan terakhirnya dalam industri permainan dengan seluruh sisa uang Square, dan menamakannya Final Fantasy. Permainan ini, di luar perkiraannya sendiri, ternyata melejit, dan ia membatalkan rencana pensiunnya. Ia kemudian memulai kelanjutan permainan ini dan saat ini telah dibuat Tiga belas permainan Final Fantasy. Setelah enam permainan pertama dipasarkan, ia lebih berperan sebagai produser eksektuif untuk seri ini dan juga banyak permainan Square lainnya.
Sakaguchi memiliki karir yang panjang dalam industri permainan dengan penjualan lebih dari 80 juta unit permainan video di seluruh dunia. Sakaguchi mengambil lompatan dari permainan ke film saat ia mengambil peran sebagai sutradara film dalam Final Fantasy: The Spirits Within, sebuah film animasi yang didasari dari seri permainan terkenalnya Final Fantasy. Akan tetapi, film ini ternyata gagal dan menjadi salah satu film yang paling merugi dalam sejarah perfilman, dengan kerugian lebih dari 120 juta USD yang berujung dengan ditutupnya Square Pictures. Sakaguchi lalu diturunkan dari posisi eksekutif Square. Kejadian ini juga mengurangi keuangan Square dan akhirnya membawa Square bergabung dengan saingannya Enix, menjadi Square Enix. Sakaguchi lalu mengundurkan diri dari Square dan mendirikan Mistwalker dengan dukungan finansial dari Microsoft Game Studios.
Pada tahun 2001, Sakaguchi menjadi orang ketiga yang masuk dalam Academy of Interactive Arts and Science' Hall of Fame. Pada bulan Februari 2005 diumumkan bahwa perusahaan Sakaguchi, Mistwalker, akan bekerja sama dengan Microsoft Game Studios untuk memproduksi dua permainan role-playing game untuk Xbox 360.
Pelajaran berharga: Dari awal karier, beliau banyak mengalami kegagalan, namun beliau tidak pernah menyerah hingga akhirnya menciptakan seri 'Final Fantasy' yang sangat di nantikan kehadirannya, bahkan di puncak kariernya beliau kembali menghadapi kegagalan melalui proyek kontroversialnya (Final Fantasy : Spirit Whitin) yang mengakibatkan penurunan jabatan dan penutupan 'Square Pictures' hingga akhirnya pengunduran dirinya dari Square.
Namun itu bukan akhir dari beliau, tapi menjadi loncatan bagi dia untuk kembali bangkit.
(FW.ELGIN)
Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa. (2 Korintus 4:7-9)
Langganan:
Postingan (Atom)